![]()
Galang, Warga Titi 16, Dusun 9 Desa Sei Putih Kecamatan Galang yang didominasi kaum emak-emak menggelar unjuk rasa dan melarang truk bermuatan tanah melintas di jalan desa tersebut. Unjuk rasa digelar karena warga tak ingin jalan desa yang sudah di aspal menjadi rusak.
Seorang warga mengatakan kalau warga menolak truk yang bermuatan tanah galian C melintas jalan desa tersebut, warga resah karena truk-truk tersebut akan merusak jalan aspal menuju dusun tersebut.
“Kami menolak truk yang bermuatan berat melintasi jalan ini. Sudah lama kami memohon agar jalan dusun ini di aspal, kini setelah di aspal tentu kami tidak rela jalan ini rusak karena dilintasi truk yang bermuatan berat,” ucap Lela, warga Titi 16 kepada desernews.com.
PJ Kepala Desa Sei Putih Kecamatan Galang, Herman Kaya Siregar S.Sos saat dikonfirmasi membenarkan hal tersebut.
“Benar Pak, warga melarang truk bermuatan tanah galian C melintas, sekarang masih dilakukan mediasi,” ucap Kades Singkat.
Pantauan desernews.com di lapangan hingga berita ini diterbitkan, warga tetap bersikukuh agar truk tidak melintas diijalan tersebut.
Mas bagus
