![]()
GALANG|DELI SERDANG – Manajemen Kebun Sei Putih memberikan klarifikasi terkait adanya areal perkebunan yang terlihat ditumbuhi semak belukar. Pihak perusahaan menegaskan bahwa kondisi tersebut merupakan bagian dari siklus pemeliharaan kebun yang dilakukan berdasarkan jadwal rotasi tahunan.
Asisten Afdeling II Kebun Sei Putih, Andry Syahputra, Jumat 26/06/2026 menjelaskan bahwa dalam tata kelola perkebunan kelapa sawit, terdapat sejumlah kegiatan pemeliharaan yang dilaksanakan secara bertahap sesuai program kerja perusahaan.
“Adanya areal yang masih bersemak merupakan hal yang lumrah dalam manajemen tata kelola perkebunan, khususnya kelapa sawit. Lahan yang belum memasuki jadwal rotasi pemeliharaan, seperti kastrasi, sanitasi maupun pengendalian gulma, memang berpotensi ditumbuhi semak belukar,” ujar Andry.
Ia menambahkan, kondisi tersebut bukan berarti areal tersebut diabaikan, melainkan masih menunggu giliran pemeliharaan sesuai jadwal yang telah ditetapkan perusahaan.
Menurutnya, tindakan perbaikan terhadap areal yang bersemak akan segera dilaksanakan pada rotasi pemeliharaan berikutnya, baik pada semester maupun triwulan sesuai dengan program kerja tahunan perusahaan.
“Perbaikan terhadap areal yang bersemak akan segera kami tangani sesuai rotasi yang telah dijadwalkan. Saat ini, areal tersebut juga telah kami tindak lanjuti,” jelasnya.
Manajemen Kebun Sei Putih memastikan komitmennya untuk terus menjaga produktivitas dan kualitas areal perkebunan melalui program pemeliharaan yang dilakukan secara berkelanjutan dan sesuai standar operasional perusahaan.(lb)
