![]()
Mentawai, viral24jam.com – Efisiensi anggaran yang diterapkan berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 29 Tahun 2025 tidak menyurutkan semangat Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kepulauan Mentawai. Dinas ini tetap berkomitmen menjadi garda terdepan dalam pembangunan infrastruktur, khususnya di bidang jalan, demi kemajuan wilayah kepulauan tersebut.
Untuk menghadapi tantangan efisiensi, Dinas PUPR merancang beberapa pola pelaksanaan penanganan jalan yang inovatif. Salah satunya adalah upaya meminimalkan biaya pelaksanaan pekerjaan. Pemerintah Kabupaten Kepulauan Mentawai, melalui Dinas PUPR, menjalin kerja sama strategis dengan Kodim 0319 Mentawai dalam program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD). Kolaborasi ini berhasil merealisasikan pembangunan jalan lingkar Bukit Pamewa dengan alokasi anggaran Rp 1.001.000.000.
Kepala Dinas PUPR Kabupaten Kepulauan Mentawai, Asmen Simanjorang S.ST., M.M., menjelaskan bahwa TMMD bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan pembangunan daerah melalui sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat. “Program TMMD merupakan program periodik Kabupaten Kepulauan Mentawai yang dilaksanakan sekali dalam dua tahun,” ujarnya.
Pekerjaan TMMD di Bukit Pamewa meliputi pembukaan badan jalan sepanjang 3 kilometer yang diselesaikan dalam waktu 60 hari kalender. Pekerjaan ini telah rampung 100% dan diharapkan jalan tersebut dapat menjadi akses transportasi vital yang mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat, terutama di sektor pertanian dan perkebunan.
Pola pelaksanaan pekerjaan yang melibatkan TNI dalam TMMD ini dinilai patut diperhitungkan sebagai salah satu pendekatan efektif dalam pembangunan jalan di Kabupaten Kepulauan Mentawai. Berdasarkan penelusuran tim, pola ini terbukti mampu meningkatkan kualitas pekerjaan dan menghemat biaya pelaksanaan. Penghematan dapat terjadi karena adanya pengurangan biaya overhead serta upah tenaga kerja kontraktual yang biasanya menjadi komponen perhitungan.
Meskipun demikian, tidak semua program pembangunan dapat ditangani dengan pola TMMD. Tujuan utama TMMD adalah menciptakan hubungan yang harmonis dan mempererat tali silaturahmi antara TNI dan rakyat, serta meningkatkan keamanan wilayah dalam menjaga ketertiban dan keamanan lingkungan. (LASE)
