![]()
Bintang Bayu(Sergai)- Dalam upaya memperkuat sinergi dengan mitra bisnis guna mendukung keberlanjutan usaha, PT Perkebunan Bandar Sumatra Indonesia(BSI) menggelar acara Silaturahmi kepada Stekholder di beberapa Desa Yang ada di Kecamatan Bintang Bayu dan Kecamatan Serba Jadi di Akhir Tahun , Sabtu (28/12/2024).
Acara ini dihadiri oleh Camat Bintang Bayu Yang Wakilkan Oleh Sekcam Terang Malem Barus.Sh.Kasi Trantib yang di wakilkan oleh Amran Simarmata Se..Kepala Desa sekecamtan Bintang Bayu dan kecamatan Seba Jadi.para pengurus Koperasi yang di Unjuk oleh Rekanan Perkebunan Bandar Sumatra Indonesia bertempat di aula wisata kebun durian Kuwala Bali farm.
Dalam sambutannya, Manejer PT.Bandar Sumatra Indonesia.Bastanta Ginting mengucapkan terima kasih kepada semua Pihak yang hadir, yang merupakan bagian penting dari stakeholders PT Bandar Sunatra Indibesia. “Kami berharap acara ini dapat mempererat hubungan silaturahmi dan memperkuat sinergi antara PT.BSI dengan mitra bisnis, guna mendukung kelancaran pengadaan PT.BSI pada tahun 2025,” ujarnya.
Bastanta Ginting Selaku Manejer juga menegaskan pentingnya dukungan dan kerjasama dari seluruh stakholder untuk menghadapi tantangan di masa depan dengan lebih optimis dan solid, dengan mengedepankan prinsip-prinsip Good Corporate Governance (GCG). “PT.BSI memerlukan kolaborasi untuk mencapai efisiensi dan keberlanjutan bisnis. Kami akan terus mendorong transparansi dan pengelolaan yang lebih baik,” tambahnya.
Sebagai bagian dari upaya peningkatan efisiensi, PT(.BSI)akan menerapkan sistem e-payment dan memastikan ketepatan waktu dalam setiap tahapan juga akan melakukan penilaian berkala untuk memastikan semua proses berjalan sesuai rencana.
Sementara itu, Bastanta Ginting menekankan pentingnya hubungan yang baik antara PT.Bandar Sumatra Indonesia(BSI)dengan para vendor. “Melalui pertemuan ini, kita bisa menjaga komunikasi yang lebih baik, memantau pelaksanaan kerjasama, serta mengatasi masalah yang mungkin muncul dengan cepat,” ujarnya.
Dalam kesempatan yang sama, ,Manejer Plasma Suwadi menjelaskan bahwa PT.BSI. adalah perkebunan kelapa sawit dan perusahaan berkomitmen untuk mengikuti standar internasional dalam pengelolaan kebun, seperti RSPO, ISO, dan SNI. “Kami juga menerapkan Sistem Management Anti Penyuapan (SMAP) sesuai dengan ISO 37001:2016. Oleh karena itu, selain kualitas dan ketepatan waktu, integritas menjadi hal yang sangat penting,” ungkap Suwadi.
Bambang mengakhiri sambutannya dengan mengucapkan terima kasih kepada para mitra yang telah mendukung operasional perusahaan. “Kami mengapresiasi kerjasama ini yang mendukung transformasi PT BSI membuat kegiatan pengadaan barang dan jasa kami lebih terbuka, efektif, dan kompetitif,” tambahnya.
Acara ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara PT.Bandar Sumtra Indonesia dan seluruh vendor/stakeholder dalam menjalankan proses bisnis yang berkelanjutan, menuju keberhasilan yang lebih besar di masa depan.
(Junaidi)
Editor : L bagus
