![]()
Viral24jamid|PAINAN – Jelang Pemilihan Wali Nagari (Pilwana) serentak di Kabupaten Pesisir Selatan pada Rabu, 21 Oktober 2026, Ketua Fraksi Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) DPRD Kabupaten Pesisir Selatan, Aprinal Tanjung, SH, Dt. Rajo Moleh menyerukan agar seluruh elemen masyarakat menyukseskan pesta demokrasi di tingkat nagari tersebut.
Seruan yang ia sampaikan, ayo sukseskan pemilihan Wali Nagari di Kabupaten Pesisir Selatan, datang ke TPS, jangan golput, satu suara menentukan masa depan Nagari.
Kepada awak media ini, Dt. Rajo Moleh menegaskan, Pilwana merupakan fondasi utama demokrasi nagari. Wali Nagari yang terpilih nantinya tidak hanya akan menjadi administrator pemerintahan, tetapi juga menjadi pemimpin adat, sosial, dan penjaga marwah nagari selama delapan tahun ke depan.
“Partisipasi pemilih adalah kunci legitimasi. Karena itu saya mengajak dunsanak di 15 kecamatan se-Pesisir Selatan untuk tidak golput. Datang ke TPS, salurkan hak konstitusional kita. Pilwana ini bukan sekadar memilih figur, tapi menentukan arah pembangunan nagari kita,” ujar pria yang juga pernah menjabat tiga periode sebagai Wali Nagari tersebut, Senin (12/10/2026) di Painan.
Lebih jauh, Aprinal Tanjung menekankan konsep “Pilwana Badunsanak” yang harus menjadi ruh dalam pelaksanaan Pilwana serentak tahun ini.
Menurutnya, Pilwana Badunsanak adalah implementasi dari falsafah Minangkabau Adat Basandi Syara’, Syara’ Basandi Kitabullah dan nilai-nilai kekeluargaan masyarakat Pessel.
“Pilwana Badunsanak itu maknanya dalam. Pertama, demokrasi yang beradab dan bersaudara. Kontestasi boleh sengit, tapi jangan sampai memutus silaturahmi, menyebar fitnah, apalagi memecah belah kaum. Calon-calon yang maju itu semuanya adalah dunsanak kita,” jelasnya.
Kedua, lanjutnya, Pilwana Badunsanak mengajarkan prinsip menang tanpa merendahkan, kalah tanpa menyimpan dendam. Kompetisi harus diisi dengan adu gagasan, adu program kerja, dan rekam jejak, bukan politik uang, politisasi SARA, maupun ujaran kebencian.
“Ketiga, setelah 21 Oktober nanti, tidak ada lagi nomor urut, yang ada hanya satu Nagari. Siapapun yang terpilih, harus didukung bersama oleh niniak mamak, alim ulama, cadiak pandai, bundo kanduang, dan generasi muda untuk membangun nagari. Itulah makna sejati dari Satu Suara Menentukan Masa Depan Nagari,” tegas Ketua Fraksi Gerindra ini.
Ia juga berharap penyelenggara Pilwana, mulai dari panitia tingkat kabupaten, kecamatan hingga nagari, serta aparat keamanan dapat menjaga netralitas dan memastikan Pilwana berjalan Luber dan Jurdil (Langsung, Umum, Bebas, Rahasia, Jujur dan Adil).
“Kita ingin Pilwana di Pesisir Selatan menjadi percontohan. Aman, damai, sejuk, dan tingkat partisipasi tinggi, kalau Pilwana kita Badunsanak, nagarinya akan maju dan persaudaraannya tetap kokoh,” pungkasnya.(*)
