![]()
GALANG -DELI SERDANG, SUMUT — Kepala Puskesmas Galang bersama Pemerintah Kecamatan Galang bergerak cepat menangani dan memantau kondisi puluhan siswa sekolah dasar yang dilaporkan mengalami keluhan kesehatan setelah menerima program Makan Bergizi Gratis (MBG), Jumat (18/9/2026).
Berdasarkan pembaruan laporan, sebanyak 42 siswa dari Lima sekolah di Kecamatan Galang, Kabupaten Deli Serdang, dilaporkan mengalami keluhan kesehatan yang diduga berkaitan dengan konsumsi makanan MBG.
Kelima sekolah tersebut meliputi SD Negeri 106197 Desa Paku sebanyak 14 siswa, SD Negeri 101961 Desa Timbang Deli sebanyak 17 siswa, SD Negeri 101976 Desa Bandar Kuala sebanyak 8 siswa, serta SD Negeri 107827 Desa Titi Besi sebanyak 1 siswa.dan 2 siswa MTs Pesantren AlQomaria desa kotangan
Gerak cepat dilakukan setelah laporan mengenai adanya siswa yang mengalami keluhan kesehatan diterima pihak Puskesmas Galang. Kepala Puskesmas Galang bersama Pemerintah Kecamatan Galang kemudian melakukan pemantauan dan memastikan siswa yang membutuhkan penanganan memperoleh pelayanan medis.
Pada laporan awal, sebanyak 26 siswa dari SD Negeri 106197 Desa Paku dan SD Negeri 101961 Desa Timbang Deli mendapatkan penanganan di Puskesmas Galang Kota. Mereka dilaporkan mengalami keluhan seperti sakit perut dan sebagian mengalami muntah-muntah.
Seiring perkembangan pemantauan, jumlah siswa yang dilaporkan mengalami keluhan kesehatan bertambah menjadi 42 siswa setelah masuknya laporan dari SD Negeri 101976 Desa Bandar Kuala dan SD Negeri 107827 Desa Titi Besi dan MTs Pesantren AlQomaria desa kotangan
Penanganan Medis dan Pemantauan
Pihak Puskesmas Galang melakukan pemeriksaan serta memberikan penanganan medis kepada siswa sesuai dengan kondisi masing-masing. Pemerintah Kecamatan Galang turut melakukan pemantauan untuk memastikan proses penanganan berjalan dengan baik.
Sementara itu, kondisi setiap siswa terus dipantau oleh tenaga kesehatan. Sebagian siswa yang kondisinya membaik telah diperbolehkan kembali ke rumah, sedangkan siswa yang masih mengalami keluhan mendapatkan perawatan dan observasi lebih lanjut.
Kepala Puskesmas Galang bersama Pemerintah Kecamatan Galang juga berkoordinasi dengan pihak sekolah dan instansi terkait menyusul adanya laporan tersebut.
Penyebab Masih Menunggu Pemeriksaan
Meski keluhan kesehatan tersebut dilaporkan muncul setelah para siswa mengonsumsi MBG, penyebab pastinya belum dapat disimpulkan dan masih memerlukan pemeriksaan serta penelusuran lebih lanjut oleh pihak berwenang.
Karena itu, kejadian ini untuk sementara disebut sebagai laporan keluhan kesehatan yang diduga berkaitan dengan konsumsi MBG, bukan sebagai keracunan yang telah terbukti secara medis.
Pemeriksaan terhadap kondisi siswa maupun penelusuran terhadap makanan yang dikonsumsi diperlukan untuk memastikan penyebab kejadian secara objektif.
Gerak cepat Puskesmas Galang bersama Pemerintah Kecamatan Galang dilakukan sebagai langkah awal untuk memastikan keselamatan siswa serta memberikan penanganan medis kepada mereka yang mengalami keluhan.
(Redaksi)
