![]()
Viral24jam.id|PAINAN – Tinta emas sejarah olahraga akhirnya terukir di Kabupaten Pesisir Selatan. Kontingen Pesisir Selatan sukses mencetak prestasi tertinggi sepanjang sejarah dengan menembus 10 besar klasemen akhir Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI Sumatera Barat Tahun 2026.
Kepastian bersejarah ini menjadi bukti nyata kebangkitan olahraga Pessel di bawah kepemimpinan Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pesisir Selatan yang baru, M. Adli.
Capaian ini bukan sekadar peringkat, melainkan simbol perubahan besar dalam tata kelola dan pembinaan atlet di Pesisir Selatan. Dari daerah yang selama ini dipandang sebagai kuda hitam, kini Pessel resmi diperhitungkan sebagai kekuatan baru olahraga di Sumatera Barat.
Saat diwawancarai awak media di Painan, Senin (12/10/2026), M. Adli menegaskan bahwa capaian 10 besar ini hanyalah pintu pembuka menuju prestasi yang lebih besar.
“Ini adalah sejarah, untuk pertama kalinya Pesisir Selatan masuk 10 besar Porprov. Saya sangat bersyukur dan berterima kasih kepada seluruh atlet, pelatih, official, dan seluruh cabang olahraga yang telah berjuang luar biasa,” ujar Adli.
“Namun saya tegaskan, ini baru permulaan. Mulai hari ini, kita tidak boleh lagi berpikir kecil. Pesisir Selatan harus unggul dalam semua prestasi olahraga,” tegasnya dengan penuh optimisme.
Dalam wawancara tersebut, Adli memaparkan visi besar dan strategi jangka panjang yang akan menjadi fondasi olahraga Pesisir Selatan ke depan. Ia tidak ingin prestasi ini bersifat sesaat dan berhenti pada satu generasi saja.
Menurutnya, kunci utama untuk menjadi daerah yang disegani adalah membangun ekosistem olahraga yang kuat dari bawah.
“Kita akan lakukan revolusi pembinaan. Kita tidak akan menunggu bakat datang ke kota, tapi kita yang akan turun langsung mencari bakat itu. Kita akan bina semua cabang olahraga mulai dari tingkat paling bawah, dari nagari dan kecamatan. Untuk merealisasikan visi tersebut, KONI Pessel telah menyiapkan langkah strategis,”paparnya.
“Tujuannya jelas, agar pembinaan berjalan secara sistematis, berjenjang, dan berkelanjutan. Mulai dari tingkat nagari, kecamatan, kabupaten, provinsi, hingga kita antar atlet kita untuk berprestasi di level nasional. Tidak ada lagi atlet berbakat yang hilang karena keterbatasan fasilitas,” jelasnya.
Langkah ini diyakini akan menciptakan regenerasi atlet yang tidak pernah putus dan melahirkan lumbung-lumbung atlet baru dari seluruh penjuru Pesisir Selatan.
Berbekal keberhasilan menembus 10 besar, M. Adli langsung memasang target yang jauh lebih tinggi dan terukur untuk masa depan.
Ia tidak ingin Pesisir Selatan hanya menjadi penggembira, melainkan menjadi penantang gelar juara.
“Dengan capaian ini, kita sudah punya modal dan kepercayaan diri. Untuk Porprov berikutnya, target kita sudah jelas, Pesisir Selatan harus masuk 5 besar di Sumatera Barat,”pungkas Adli.
Target ambisius tersebut disambut positif oleh masyarakat olahraga. Dengan dukungan penuh dari pemerintah daerah, semangat juang atlet, dan manajemen KONI yang solid di bawah kepemimpinan M. Adli, Pesisir Selatan diyakini mampu mewujudkan mimpi tersebut.(*)
