![]()
LANGKAT ( SUMUT ) – Merebak lagi adanya pungutan sejenis pungli, di pabrik Gula PT SGN Kwala Madu Cluster Head Sumatera I,sehingga menjadi ” gonjang ganjing, ” sehingga perlu menjadi PR Pimpinan di PT SGN ini.
Ketika dikonfirmasi sebelumnya, di bagian Trash Taufik Hariyanto dengan no Hp 08239459XXXX, dengan teks konfirmasi sesuai informasi yang masuk, yakni kronologi, setiap Truk yang bermuatan tebu untuk digiling ke PT SGN PG.Kwala Madu harus ditimbang terlebih dahulu, setelah ditimbang barulah dicheck kwalitas Tebu dari sampah atau kotoran yang ada didalam Truk.
Dan menhrut sumber, kegiatan ini harus melalui bagian Trash dibawah Manager Qualitas Asurance, QA.Namun ada pihak Supir mengatakan,harus membayar biaya sebesar Rp. 30 ribu setiap Truk, baru bisa Tebunya dibongkar, kalau tidak kembali ke lapangan dan ini sudah berlangsung selama 4 hari lalu, ungkap sumber.
Sementara itu Manager Keuangan Lkhlasul Manna,SE ketika dikonfirmasi Wartawan via Wa, Sabtu (28/02/2026) menjawab,setelah ditelusuri pubgutan tersebut tidak ada,ujarnya terkesan membantah.Namun berbeda dengan pengakuan supir Truk pengangkut Tebu yang mengakui adanya pungutan tersebut.( Tim ).
