![]()
Berau, Kalimantan Timu– Kebakaran melanda sebuah rumah warga di Kampung Balikukup pada
Bulan juli tahun 2024 hingga kini belum mendapatkan bantuan dari pemerintah kampung.
Kejadian itu menyebabkan bangunan hangus tanpa menyisakan harta benda yang dapat diselamatkan. sementara keluarga korban belum pernah mendapatkan bantuan dari pemerintah kampung setempat, memicu keprihatinan masyarakat sekitar.
Saat itu kebakaran rumah korban di tahun 2024 itu warga yang berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya, kondisi cuaca yang berangin membuat kobaran api cepat meluas hingga melalap seluruh rumah dan saat ini di tahun 2025 juga belum mendapatkan bantuan sama sekali dan terpaksa harus menumpang dirumah keluarganya.
Pemilik rumah “iling” sebagai kepala keluarga yang menanggung 3 orang anggota keluarganya, menyatakan kesedihan atas musibah yang menimpanya.
“Kami kehilangan segalanya, tidak ada yang bisa diselamatkan. Saya berharap ada perhatian dan bantuan dari pemerintah kampung, tetapi hingga saat ini belum ada respons,” ungkapnya dengan sedih
Salah satu tokoh masyarakat menyayangkan kurangnya respons dari pemerintah kampung.
“Seharusnya ada langkah cepat dari pihak pemerintah untuk memberikan bantuan, baik berupa kebutuhan darurat maupun solusi jangka panjang,” ujarnya.
Kondisi ini menimbulkan pertanyaan besar mengenai kesiapan pemerintah kampung dalam menangani bencana seperti kebakaran.
Warga berharap ada tindakan konkret untuk membantu keluarga korban dan mencegah hal serupa terjadi di pada korban lainnya.
“Jika pemerintah kampung tidak bisa segera bertindak, bagaimana nasib warga yang mengalami musibah? Kami berharap ada perubahan dan perhatian lebih,” tambah salah seorang warga.
Hingga berita ini diturunkan,pak iling sebagai pemilik rumah yang terbakar sudah pernah meminta bantuan kepada Kepala Kampung namun hanya di janji-janji hingga saat ini.
“Saya sudah pernah meminta bantuan namun hingga kini di tahun 2025 belum ada sama sekali”.ungkapnya
Diketahui pemerintah kampung memiliki anggaran bantuan untuk korban rumah kebakaran sesuai dengan UU/Perda/regulasinya.
Pihak pemerintah kampung belum memberikan pernyataan resmi terkait keterlambatan bantuan tersebut.
Saat ini warga Balikukup berharap ada kejelasan dan tindakan nyata pemerintah kampung untuk membantu korban yang kini kehilangan tempat tinggal sebab ia hanya berprofesi sebagai nelayan kecil.
Mirisnya,saat kejadian kebakaran iling mesin ketintingnya yang menjadi harapannya sebagai fasilitas penopang dalam profesinya sebagai nelayan kecil.
